Testimoni: Siaran TV Bojonegoro Tertangkap di Suroboyo

Testimoni: Siaran TV Bojonegoro Tertangkap di Suroboyo

TADI malam, setelah secara rutin  mencari sinyal siaran televisi digital dan tetap belum menemukan SCTV/Indosiar Network tertangkap di pesawat televisi saya, secara iseng saya kemudian melakukan pencarian siaran televisi analog. Ini masih dalam rangka mengetes antena baru saya.

Sebenarnya, secara nalar, saya tidak akan menemukan siaran televisi analog baru di Surabaya ini. Semua slot frekuensi telah penuh, dengan jarak aman yang diatur sedemikian. Misalnya, TransTV yang berada di 22 UHF bersanding dengan ANTV di 24 UHF. Atau SBO yang bermain di 36 UHF, di atasnya ada B-Channel di 38 UHF, dan di bawahnya SCTV bertengger pada 34 UHF. Dengan pengaturan semacam itu, di Surabaya ini, dari 22 UHF sampai 62 UHF telah habis terisi. Ya, sepertinya memang dibuat angka genap semua. Kalau ada yag bermain di bilangan ganjil, 39 UHF, misalnya, tentu akan menimbulkan interferensi baik ke atas (40 UHF) atau ke bawah (38 UHF).

Dalam pencarian yang saya lakukan secara manual tadi malam, secara tidak sengaja saya tersangkut sinyal di antara milik ArekTV (48 UHF) dan GlobalTV (50 UHF). Ya, siaran televisi yang tertangkap sangat kepyur itu bekerja pada 49 UHF. Televisi apa ini?

Lamat-lamat saya perhatikan, ada logo berupa huruf B di sisi kanan. Dan tadi malam itu sedang menayangkan acara dari TempoTV. Tidak itu saja, di belakang logo yang huruf B itu, samar-samar terbaca ada nama Aora.

Dengan semua petunjuk itu, saya kemudian melakukan pencarian. Pertama-tama saya mencari tahu stasiun televisi apa saja yang berpartner dengan TempoTV. Melalui petunjuk huruf B tadi, ketemulah B-One TV Bojonegoro. Stasiun televisi yang berslogan Bersama Untuk Maju itu benar berada di 49 UHF. Tentang Aora, TempoTV memang bisa ditonton pada channel 918 di situ. Dan, sepertinya,  B-OneTV menayang siaran TempoTV itu mengambil langsung dari Aora.

Saya tidak tahu berapa kekuatan pemancar B-One TV yang bermarkas di jalan Lettu Suyitno 27A Bojonegoro ini. Tetapi secara jarak, dari rumah saya di Rungkut ini Bojonegoro termasuk jauh sekali. Simpulan sementara saya, power pemancar mereka kemungkinan besar memang besar. Kalau tidak begitu, bisa jadi antena merek Titis yang saya pakai ini memang tergolong sangat peka. *****

SUMBER: https://sisitelevisi.wordpress.com/2013/05/09/siaran-tv-bojonegoro-tertangkap-di-suroboyo/

Sponsored Link